Antioksidan cegah kerusakan otot


Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi untuk ‘menjinakan’ radikal bebas yang terbentuk di dalam tubuh. Antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, selenium, beta-karoten, folate, dan phenols yang terkandung di dalam berbagai macam buah-buah, kacang-kacangan dan sayur sayuran juga bermanfaat untuk mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas seperti seperti kanker, penyakit jantung dan alzheimer.

Radikal bebas secara alami terbentuk di dalam tubuh karena merupakan produk samping hasil proses metabolisme energi. Tubuh mempunyai sistem imunitas alami untuk mengatasi radikal bebas, namun tubuh juga membutuhkan tambahan asupan antioksidan untuk mengatasi peningkatan jumlah radikal bebas yang dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti kualitas lingkungan udara yang buruk (asap rorok, polusi udara, asap kendaraan bermotor), sinar UV, kondisi stress atau juga akibat dari peningkatan jumlah molekul oksigen oleh karena peningkatan metabolisme energi saat berolahraga.

Lebih lengkap tentang olahraga & peningkatan molekul oksigen

Kesehatan jaringan otot
Bagi atlet dan penggiat olahraga yang mempunyai aktivitas fisik tinggi, khususnya untuk yang menggeluti cabang olahraga yang dominan mengunakan kontraksi otot yang kuat, konsumsi antioksidan selain berguna bagi kesehatan tubuh juga bermanfaat untuk mencegah dan mengurangi rasa nyeri, kaku dan juga kerusakan pada jaringan otot yang dapat dipicu oleh akumulasi radikal bebas akibat dari adanya peningkatan proses metabolisme energi saat latihan
olahraga.

Beberapa studi menunjukan konsumsi rutin antioksidan seperti vitamin E, vitamin C, selenium, betakaroten dan polifenol yang diberikan secara rutin selama periode latihan dapat membantu untuk mengurangi kerusakan di jaringan otot sehingga juga membantu untuk mempercepat waktu pemulihan (recovery) setelah latihan olahraga yang berat.

Studi oleh Jiniel Nie & Hua Lin pada tahun 2004, menunjukan suplementasi vitamin C yang diberikan kepada atlet terlatih sebanyak 800 mg pada tiga jam sebelum latihan olahraga berat dan 24 jam setelahnya mampu mengurangi dampak kerusakan pada jaringan otot. Studi oleh Navarro dkk yang dilakukan pada tahun 2000 menunjukan atlet profesional di liga bola basket Spanyol yang diberikan konsumsi antioksidan berupa 1000 mg vitamin C atau 800 mg betakaroten selama 32 hari dalam masa latihan rutin mempunyai tingkat kerusakan jaringan otot akibat radikal bebas yang lebih rendah dibandingkan atlet yang tidak diberikan konsumsi antioksidan. Serta studi oleh Rokitzi di tahun 2003, menunjukan suplementasi vit E yang diberikan terhadap atlet balap sepeda mampu memberikan perlindungan terhadap kerusakan otot akibat serangan radikal bebas.

Buah-buahan, sayuran dan makanan sumber antioksidan
Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai sumber, baik dari makanan, sayuran dan buahbuahan atau juga melalui suplemen. Produk suplemen umumnya mengandung kombinasi zat antioksidan yang cukup lengkap seperti vitamin C, vitamin E, selenium, karotenoid dan juga flavanoid dalam komposisinya. Hanya saja sumber antioksidan alami dari buah-buahan atau sayuran mempunyai kelebihan karena lebih kaya akan fitokimia, yaitu senyawa yang bermanfaat
untuk mencegah kanker dan juga penyakit jantung.

Cara termudah untuk mengatahui buah-buahan atau sayuran yang mengandung antioksidan tinggi adalah berdasarkan warna, semakin berwarna maka semakin tinggi kandungan antioksidannya. Sebagai pedoman sederhana untuk memilih sumber antioksidan, pilihlah buahbuahan dan juga sayuran yang berwarna merah, kuning, biru,hijau dan orange,

Antioksidan

Vitamin C :
jeruk, tomat, strawberry ,blueberry, brokoli. lada, kentang rebus
Vitamin E :
alpukat, minyak ikan, minyak jagung, kacang-kacangan
Karotenoids dan Flavanoid :
wortel, sayur bayem, lada merah, bawang putih, teh,kopi, mangga, tomat ,semangka dan buahbuahan
berwarna merah lainnya
Mineral (selenium, tembaga, mangan, zinc) :
roti gandum, daging, hati, kacang-kacangan, roti, sereal, pasta, telur,
Bahan makanan mengandung fitokimia bahan anti kanker & bermanfaat bagi kesehatan
jantung :
wortel, lada merah,lada hijau, sayur bayam, bawang bombay, bawang putih, brokoli, daun kol,
bunga kol, sayuran berwarna merah dan hijau, mangga, tomat, semangka, anggur, buah ceri,
strawberry, apel dan buah berwarna merah lainnya. (kbl)

Ref
1.Essential of Sports Nutrition.2nd edition.John Wiley & Sons.2002
2.Food Chemistry.3rd edition.Springer.2004
3.Am J Clin Nutr. 72 (Suppl) : 637S-46S, 2000
4.J of the Int Soc of Sports Nut.3:37-44, 2006
5.J of Exerc Sci & Fitness.2(2) : 94-98, 2004
6.J.Sports Sci. 15(3) : 353-63, 1997
7.J. of Sports Sci and Med. 8, 468 480, 2009
8.Nutrition.17 (10) 804-14, 2001
9.Int J Sports Med.21(2) ; 146-50, 2000
10.Int J Sport Nutrition Exerc Metabolism .11(4) 466-81, 2001

Iklan

Tentang mataramtaekwondoclub

MTC ( Mataram Taekwondo Club ) merupakan suatu organisasi taekwondo yang ada di Jogjakarta dimana mempunyai dojang atau cabang yang tersebar di wilayah Jogja, Sleman,Bantul dan sekitarnya
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s